The most awaited rock band is here!,” begitu tulisan yang tercantum pada materi promosi konser Dream Theater di Mata Elang Indoor Stadium, Ancol, Jakarta. Diselenggarakan pada Sabtu (21/4) lalu oleh promotor Variant Entertainment dengan bantuan Djarum Super selaku sponsor, perkataan itu terbukti tepat sasaran jika dilihat dari segerombol penonton berkaos Dream Theater yang sudah mengantre untuk masuk sejak petang.
Bahkan dikarenakan kepadatan penonton yang tinggi, kabarnya tiket terjual habis, proses masuknya penonton ke dalam venue sempat tersendat sehingga membuat para penikmat musik rumit tersebut sempat bersorak kecewa, apalagi fakta bahwa pintu masuk yang disediakan hanya sedikit.
Tapi toh kekecewaan tersebut segera berubah dengan kegembiraan saat latar berupa tiga kubus dari sisi yang berbeda-beda mulai menampilkan visual berupa animasi yang memanjakan sepasang retina; lighting pun lincah berkilau membuktikan bahwa Mata Elang masih juaranya untuk departemen tersebut. Peononton paham betul bahwa itulah aba-aba vokalis James LaBrie, gitaris John Petrucci, bassist John Myung, kibordis Jordan Rudess, dan drummer Mike Mangini untuk naik panggung.
“Bridges in the Sky” yang diambil dari album terbaru mereka, A Dramatic Turn of Events, berkumandang sebagai lagu pembuka. Penonton lompat-lompat kegirangan melihat kemunculan para idola mereka. Apalagi terdapat sepasang layar super-besar yang mengapit panggung dan menampilkan apa yang terjadi di atas panggung dengan pengambilan gambar apik.
Sambutan penuh kegembiraan kembali terdengar setelah Dream Theater membawakan “6.00” sebagai lagu kedua, di mana LaBrie berujar penuh semangat: “Jakarta! Jakarta! Jakarta! Akhirnya kita bertemu. Sudah terlalu lama kalian menunggu.”
Sayang, keatraktifan yang dimiliki pihak band di awal konser berangsur memudar, terutama karena kualitas tata suara yang tak kunjung membaik dan juga alur konser monoton, hanya bertumpu kepada kemampuan musikal para personel.
Setelah delapan lagu plus satu sesi solo drum dari Mangini lewat permainan berkecepatan tinggi dari drumset-nya yang penuh ragam, musik ruwet yang memancar tanpa lelah dari amplifier lantas dikesampingkan untuk dua nomor akustik, “The Silent Man” dan “Beneath the Surface”. Sebuah momen crowdpleaser yang terbukti kembali membangkitkan penonton, dilihat dari eksistensi koor massal saat itu.
Namun setelah itu, kebosanan melanda para penonton. Tak sedikit yang memutuskan untuk duduk di lantai ketimbang berdiri khusyuk menyerap musik rock progresif dengan durasi mayoritas durasi panjang dari Dream Theater. Tapi ketika lagu ke-14, “The Spirit Carries On” dari album Metropolis Pt.2: Scenes from a Memory, dimainkan, penonton pun mengangkat bokong mereka.
Alhasil, lagu yang terdengar jelas menunjuk karya-karya gubahan Roger Waters di Pink Floyd sebagai inspirasi tersebut diwarnai dengan singalong penonton dan bahkan korek gas yang diayun di udara.
Layaknya konser-konser band besar yang diimpor sementara, penampilan Dream Theater di Jakarta juga diselingi dengan kejadian encore, di mana mereka membawakan “Pull Me Under” setelah kembali naik ke atas panggung.
Lagu yang memiliki intro nyaris serupa dengan permulaan “Welcome Home (Sanitarium)” milik Metallica tersebut seakan pengetukan palu bahwa Dream Theater, menurut penulis, bak sebuah band tribute Pink Floyd dan Metallica yang buruk. RollingStone : Live Review: Dream Theater http://rollingstone.co.id/read/2012/05/0...
O N E A L O V I Z M E
WELCOME TO THE ONEALOVILAND
Rabu, 02 Mei 2012
Selasa, 27 Maret 2012
AMILD WANTED
www.amild.comBagi kamu yang yang punya band dengan jumlah personil maksimal 8 orang dan sudah memiliki lagu sendiri, segera daftar A Mild Live Wanted hanya dengan mengisi formulir online dan mengupload lagumu.Jika tidak sempat mengupload lagu serta mengisi formulir online, kamu bisa download formulir lalu menaruhnya beserta rekaman lagumu yang sudah dalam bentuk CD pada drop box terdekat di kotamu. Setiap lagu yang diupload harus menyertakan nama pencipta serta lirik dan besar filenya untuk setiap lagu tidak boleh melebihi 5 MB
Kamis, 22 Maret 2012
BE A ROCKSTAR
GUDANG GARAM INTERMUSIC BE A ROCKSTAR
SEMARANG 28 Maret - 12 April 2012
PURWOKERTO 4 April - 19 April 2012
CD Demo terdiri dari 1 lagu rock ciptaan sendiri dan 1 lagu pilihan dari daftar di bawah yang dibawakan dalam versi rock :
Lagu Pilihan:
1. SID – Aku Anak Indonesia
2. Judika: Bukan Dia tapi Aku
3. Cokelat – Betapa aku Mencintaimu
4. Ello – Gak Kayak Mantanmu
5. Bondan - Tak Terkalahkan
Selasa, 07 Februari 2012
ONEA - Untuk Cinta(01).mp3 - 4shared.com - penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh - bad gittsy oneative
NEW ARANSEMEN..CEKIDOT!!!ONEA - Untuk Cinta(01).mp3 - 4shared.com - penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh - bad gittsy oneative: ONEA - Untuk Cinta(01).mp3
Minggu, 18 Desember 2011
ONEA - Sembunyi.mp3 (new version) - 4shared.com - penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh - bad gittsy oneative
ONEA - Sembunyi.mp3 (new version) - 4shared.com - penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh - bad gittsy oneative: ONEA - Sembunyi.mp3 (new version)
Sabtu, 19 November 2011
ONEA - Bukan Cinta Buta.mp3 (new) - 4shared.com - penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh - ONEA - Bukan Cinta Buta.mp3 (new)
ONEA - Bukan Cinta Buta.mp3 (new) - 4shared.com - penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh - <a href="http://www.4shared.com/file/ZAhwrN9N/ONEA_-_Bukan_Cinta_Buta.html" target="_blank">ONEA - Bukan Cinta Buta.mp3 (new)</a>
Langganan:
Postingan (Atom)


